Kamis, 29 Agustus 2013

Kamu Nyata

Tak menjadi persoalan apakah kamu mau membalasnya atau tidak. Tapi setelah aku mengetahui bahwa keyakinan yang telah aku tanam itu harus dipupuk, disiram dan dirawat. Seperti tanaman di pekarangan rumah yang selalu ibu siram dan aku pun juga menyiramnya jika aku memang sedang ada di rumah. Keteduhan itu memberikan sebuah pengharapan akan ketenangan dan kedamaian. 

Bukan, bukan seberapa banyak kamu menyiram dan memberi pupuk pada tanaman, tapi konsistensi lah yang setiap perbuatan yang menjadi ukuran. Biar sedikit tapi konsisten. Seperti mengingat Tuhan dan Ibu dan mendoakan kamu agar selalu diberikan kesehatan. Setiap energi yang aku keluarkan pasti berbuah kepastian. Ya suatu saat.

Kamu terlalu berharga di dalam dan menjadi bagian dari mimpi senja. Kamu memang nyata dan terus hidup dalam mimpi.

Ibn
Ditemani Izzy, Kamu Nyata! Nobox Inifinity 29/08/13

Tidak ada komentar:

Posting Komentar