Kamis, 27 Maret 2014

Brengsek



Brengsek itu adalah lelaki yang ingin menzinahi pacarnya. Dan brengsek juga jika si perempuan menuruti keinginan cowoknya.

Brengsek itu lelaki yang menzhalimi seorang perempuan. Brengsek juga ketika si perempuan masih mengharapkan cinta si cowok brengseknya padahal bukan suaminya.

Brengsek itu adalah menantu yang menzhalimi mertuanya. Dan brengsek juga ketika mertua mencampuri urusan rumah tangga anaknya.

Brengsek itu seorang istri yang tidak patuh pada suaminya. Dan lebih brengsek lagi adalah seorang suami yang tidak bisa memberi nafkah lahir batin terhadap istrinya.

Brengsek itu seorang majikan menzhalimi buruhnya dengan upah yang tidak sesuai. Dan brengsek juga ketika si buruh hanya bisa mengeluh dengan mengghibahi majikannya.

Brengsek itu orang yang mendermakan hartanya tapi ia riya. Dan brengsek juga jika seorang mustahiq tidak bersyukur atas rezeki yang diberikan Tuhannya.

Brengsek itu adalah orang yang mengambil hak warisan dengan tidak adil. Dan lebih brengsek lagi saudara kandung membunuh saudaranya sendiri karena merasa tidak adil dengan pembagian haknya.

Brengsek itu adalah orang tua yang tidak mengajarkan pendidikan agama dengan benar kepada anaknya. Dan brengseknya lagi jika si anak durhaka kepada orangtuanya.

Brengsek itu seorang imam yang tidak bisa memimpin umatnya dengan benar. Dan brengseknya lagi jika umat sudah tidak memedulikan lagi pemimpinnya.

Brengsek itu orang bodoh yang tidak mau belajar. Dan lebih brengsek lagi adalah yang orang berilmu tapi ia tidak mengamalkannya. 

Jadi, masih brengsek?

*ibn
Ditemani lagunya Sore dan Mian Tiara
Ruang Tamu
26/03/14 tengah malam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar