Pada hakikatnya malaikat di sebelah kiriku, hingga hari
kematianku, tidak pernah mengharapkan aku melakukan kejahatan maupun
keburukan.
Lantas apakah ia merasa sakit dengan kejahatan yang telah kuperbuat,
karena telah terpaksa menulis catatan-catatan yang nantinya bakal
menjerumuskanku dalam lembah kenistaan?
Lantas apakah malaikat yang
berada disebelah kananku selalu gembira ketika aku berbuat kebaikan. Apakah ia tidak pernah mengasihani kawan yang berada disebelah kirinya
yang terus menerus tak pernah merasakan sesuatu yang baik?
Namun ada
yang berkata, berbuatlah dosa agar si malaikat yang di sebelah kirimu itu
ada kerjaannya!
#catatan lama saat malam 21/03/12. beruntung membacanya kembali menjadi permenungan!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar