Sebelum kita beranjak pergi meninggalkan ruangan sumpek ini,
alangkah baiknya sejenak kita hirup udara segar yang berhembus dari sela-sela
ventilasi kecil itu. Dengan begitu kita akan tahu rasanya bebas sebelum kita
benar-benar terbebas dari semua kesumpekan yang telah menjerat kita begitu
lama. Aku telah membayangkan bagaimana nanti kita akan menemui bunga-bunga yang
bermekaran.
Kita juga akan meniti tiap jalan setapak yang akan mengarahkan kita
ke sebuah telaga warna. Rona jingga suryanya mengilaukan setiap bias cahaya
yang dipantulkan pada permukaannya. Kita akan menikmati senja. Ya hanya berdua
di tepiannya. Berdiam sambil menghidu aroma kopi yang kita telah siapkan di
dalam termosnya
Tapi apakah kamu benar-benar mau keluar dari ruangan ini? Aku bertanya
sekali lagi ke kamu. Sungguh kita akan melalui hari-hari yang berkesan dengan
sedih dan bahagia. Aku percayakan hari depan pada langkah yang kulangkahkan.
Aku telah memilih satu warna di antara warna yang beragam, aku juga telah
memilih satu cinta di antara cinta yang beragam yaitu kamu.
Mari, kita akan menjelajahi tiap waktu yang tersisa, mengarungi
tiap relung-relungnya. Menghempaskan setiap keraguan yang datang dengan
keberanian. Dengan kita melakukan sebuah
perjalanan kita akan menemukan kebijaksanaan. Kebijaksanaan memahami arti
pulang. Pulang ke peraduan
*ibn
Di NOBOX berteman Drix, Maul, John Mayer dan berakhir di lagu Pulangnya Float 12 malam 11/06/13
Di NOBOX berteman Drix, Maul, John Mayer dan berakhir di lagu Pulangnya Float 12 malam 11/06/13
Tidak ada komentar:
Posting Komentar