Sabtu, 01 Juni 2013

Sore Istimewa



Mei pergi, Juni bertemu. Cepat sekali waktu berlalu. Aku kembali merasakan begitu istimewanya kamu. Sebaik perhiasan di dunia. Nabi mengatakan demikian pada perawinya. Sudah tidak mungkin diragukan lagi (dhabith). Alangkah bahagianya jika ada seorang dari kaum Adam dapat memiliki kamu. Ya kamu, sepenggal bahagia yang tercipta di antara tangis dan tawa saat ini senja. Aku masih memilih kamu.

Dalam kuasa skenario-skenario yang tercipta. Aku pernah bingung memilih yang mana. Tapi ada satu keyakinan mengiyakan, pilihlah yang baik saja, semua pilihan mengandung risiko yang sama. Aku meyakini semua kebaikan akan berbuah kebaikan pula! Jangan pernah berharap pamrih atas suatu kebaikan yang kita berikan. Karena kebaikan mencita kebahagiaan. Aku yakin!

Sore yang kelabu dengan mata berdebu pasti berlalu karena kita sudah kenyang menghadapinya. Mari kita tulis lagi dengan perlahan dan pasti. Sekelumit kisahku kisahmu yang belum pernah kita ceritakan biar saja dipendam. Mungkin suatu saat yang tepat kita akan menceritakannya, mempelajari kembali diri masing-masing. Saling mengisi dan memahami. 

Berkahlah kasih karena kita memang berharap tak akan ada jiwa yang tersakiti meski waktu jua pernah menjelma bahagia. Romansa akan menjadi pelajaran bukan hanya sekadar kebanggaan, inilah proses pendewasaan. Tiada yang lebih aman, pun tiada lebih nikmat membayangkan masa lampau yang dalam kenangan terpahat.


Salam senja dan semoga dalam keadaan bahagia :)
 

*ibn
Lagi-lagi ditemani Sore  dan Leslie Feist 01/06/13

Tidak ada komentar:

Posting Komentar