Mei pergi, Juni bertemu. Cepat sekali waktu berlalu. Aku kembali
merasakan begitu istimewanya kamu. Sebaik perhiasan di dunia. Nabi mengatakan
demikian pada perawinya. Sudah tidak mungkin diragukan lagi (dhabith). Alangkah
bahagianya jika ada seorang dari kaum Adam dapat memiliki kamu. Ya kamu,
sepenggal bahagia yang tercipta di antara tangis dan tawa saat ini senja. Aku masih memilih kamu.
Dalam
kuasa skenario-skenario yang tercipta. Aku pernah bingung memilih yang mana. Tapi ada
satu keyakinan mengiyakan, pilihlah yang baik saja, semua pilihan mengandung risiko yang
sama. Aku meyakini semua kebaikan akan berbuah kebaikan pula! Jangan pernah berharap pamrih atas suatu kebaikan yang kita berikan. Karena kebaikan mencita kebahagiaan.
Aku yakin!
Sore yang kelabu dengan mata berdebu pasti berlalu karena kita
sudah kenyang menghadapinya. Mari kita tulis lagi dengan perlahan dan pasti. Sekelumit
kisahku kisahmu yang belum pernah kita ceritakan biar saja dipendam. Mungkin suatu
saat yang tepat kita akan menceritakannya, mempelajari kembali diri
masing-masing. Saling mengisi dan memahami.
Berkahlah kasih karena kita memang berharap tak akan ada jiwa yang
tersakiti meski waktu jua pernah menjelma bahagia. Romansa akan menjadi pelajaran
bukan hanya sekadar kebanggaan, inilah proses pendewasaan. Tiada yang lebih
aman, pun tiada lebih nikmat membayangkan masa lampau yang dalam kenangan
terpahat.
Salam senja dan semoga dalam keadaan bahagia :)
*ibn
Lagi-lagi ditemani Sore dan
Leslie Feist 01/06/13
Tidak ada komentar:
Posting Komentar