Berkicaulah sesukamu. Semaumu. Aku tak akan melarangmu! Tulislah
di sela-sela cabang pohon di batas hujan atau pada sore yang kelam menanti malam
tenteram. Kemana kamu melangkah, pijaklah bumi sesuka arah. Suatu saat kamu
akan menyadari semua anugerah dari Tuhanmu yang ia persembahkan pada mu. Semoga
berkah tercurah jika niatan baik menentukan arah.
Aku pun mulai mengerti perlahan, kenapa kamu juga menuliskannya
pelan-pelan. Romansa yang menyenangkan, umpatan pesakitan, keluhan kesedihan
atau luapan kebahagiaan, itu semua pelajaran dan catatan. aku harus
mengingatnya dan mengerti dengan seksama. Setiap peristiwa yang terjadi
terkadang seperti simalakama. Coba memahami, meresapi.
Menyulam aksara, mencoba merangkai asa. Aku, Kamu. Berdua berada
dalam fana.
*ibn
Ruang Temu bersama Coldplay di album Parachutes 30/05/13
Tidak ada komentar:
Posting Komentar