Tapi bukankah sebuah bayang yang sering menggelayuti dirimu
itu cuma bayangan saja, tak lebih dari apapun. Bayangan itu memang selalu
mengikuti kamu kemanapun kamu melangkahkan kaki. Kini kamu tak perlu khawatir
karena ufuk timur siap memelukmu dengan kehangatan surya pagi. Menghangatkanmu
dengan kelembutannya. Ia juga akan siap mengobati tiap derai tangismu yang
sabar pada bulan juni. Dengan tabah dan tak ada yang lebih tabah dibandingkan
dengan menunggu kedatanganmu.
Rindunya kepadamu sangat menggebu-gebu, sambil berusaha
menyingkirkan sabtu kelabu agar surya kembali bersinar di hari minggu. Seraya
menghidu dan meramu setiap bumbu kopi yang pernah kamu berikan, kini ia sudah lama
mengumpulkan gula-gula dari bunga yang telah diantarkan oleh lebah dan
kupu-kupu. Nektar manis yang mereka berikan kepada ufuk siap tersaji bersama
racikan kopi.
Kamu akan bahagia bila ufuk telah menyajikan minuman itu
padamu. Dengan perlahan ia akan menghangatkan tubuhmu dari dalam. Memacu
adrenalin dari kafein dan menyecap rasa manis tak terkira disela-sela
kepahitan. Semua itu akan ikhlas disajikan olehnya. Aku jamin kamu pun akan
terseyum bergairah lalu tertawa sambil memecah sunyi di minggu pagi bersama
nyanyian alam. Melihatmu bahagia sirna sudah segala duka lara.
*ibn
Sekret LPM INSTITUT, 17/06/13
Tidak ada komentar:
Posting Komentar